Selasa, 05 April 2011

Tjipta: FIFA Akomodir Semua Pihak

Okezone.com - Mantan Ketua Komite Banding Pemilihan PSSI, Proffesor Tjipta Lesmana menyambut baik keputusan otoritas sepakbola tertinggi di dunia (FIFA) yang mengeluarkan putusan membentuk Komite Normalisasi menyusul kisruh yang terjadi dalam Kongres PSSI.

Dalam wawancara singkatnya kepada okezone via telepon, Selasa (5/4/2011), Tjipta menjelaskan FIFA mengakomodir semua masalah yang terjadi dalam sepakbola Indonesia.
Lebih jauh, ia juga memberikan apresiasi kepada FIFA yang melarang keempat calon Ketua Umum PSSI untuk maju dalam Kongres PSSI berangkat dari keputusan Komite Banding beberapa waktu lalu. Berikut kutipan wawancara okezone dengan Tjipta.

Bagaimana tanggapan Bapak dengan keputusan FIFA yang membentuk Komite Normalisasi?
Itu putusan yang bagus sekali. FIFA juga melihat situasi yang terjadi di sepakbola Indonesia. Nurdin Halid dikatakan sudah tidak kompeten lagi. Di sisi lain Kongres PSSI tetap harus diselenggarakan PSSI. Berarti apa? berarti mereka juga tidak mengakui kelompok 78 liar dan tidak sah. FIFA mengatakan Kongres harus tetap diselenggarakan PSSI tapi bukan PSSI-nya Nurdin Halid, tapi orang FIFA yang datang ke Jakarta dia bentuk Komite Normalisasi, di awasi langsung oleh orang FIFA.

Empat ketua umum yang dibatalkan Komite Banding pimpinan Tjipta Lesmana tidak boleh maju lagi. Artinya. FIFA mengakui dan mengasahkan Komite Banding yang saya ketuai tempo hari. Nah, itu keputusan bagus, FIFA mengakomodir semua pihak. itu dulu komentar saya.

Apakah Bapak bersedia menjadi Anggota Komite Normalisasi jika dipilih nantinya?
Saya bersedia sekali. Saya pokoknya demi sepakbola nasional kalau dipercaya saya bersedia dan saya siap.

Lantas bagaiamana dengan Keputusan Menpora membekukan PSSI. Apakah Bapak sejalan dengan Keputusan Menegpora?
Itu betul pemerintah tidak mengakui Nurdin Halid dan Nugraha Besoes sebagai pimpinan PSSI dan itu sudah diperkuat oleh putusan FIFA. FIFA sudah mengatakan mereka tidak kompeten karena gagal menyelenggarakan Kongres dan gagal memecahkan masalah LPI Arifin panigoro.

Maka, secara langsung FIFA tidak mengakui lagi kepemimpinan Nurdin Halid dan Nugraha Besoes makanya dibentuk KN. KN ini yang akan menjalankan roda PSSI sampai terselenggaranya Kongres sampai terpilihnya Ketua Umum Baru. Sejalan dengan keputusan Menegpora. FIFA mengakomodir semua.

Termasuk keputusan Komite Banding juga diakomodir yang menolak ke empat orang itu, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Arifin Panigoro, dan George Toisutta yang ditolak komite banding tidak bisa mengajukan diri lagi sebagai ketua umum.

Apakah Bapak bersedia memimpin PSSI?
Saya tidak cakap. tapi jika saya diminta bantu di Komite Normalisasi saya bersedia. Saya yakin tidak cakap untuk menjadi ketua Umum PSSI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification